
Nature's rare
sweetness.
Terinspirasi dari gula langka yang secara alami ditemukan dalam jumlah sangat kecil pada buah ara dan kismis.
A hidden world
of sweetness.
Temukan kisah molekul langka yang menghubungkan alam dan riset ilmiah.
Nature's molecule.
Science's discovery.
ASTRAEA™ Matsutani dikembangkan melalui teknologi konversi enzimatis yang presisi, bukan diekstraksi langsung dari buah.
Meet
Astrea.
A new way to experience sweetness. Rooted in nature. Backed by science.

Nature has always
held something rare.
Rare sugar bukan sekadar ide baru. Salah satu jenisnya, yang digunakan pada Astrea, telah ditemukan secara alami dalam jumlah sangat kecil pada buah ara, kismis, serta beberapa makanan lainnya.
Karena jumlah alaminya sangat sedikit, bahan ini tidak diproduksi dengan mengekstraksi buah. Matsutani mengembangkannya melalui proses konversi enzimatis dari fruktosa untuk menghasilkan bahan pangan rare sugar berkualitas tinggi.
Discover the Matsutani origin story ↗
Rare sugar terdapat dalam jumlah jejak pada buah tertentu. Bahan ASTRAEA™ dibuat melalui konversi enzimatis, bukan ekstraksi langsung dari buah.
Penemuan enzim yang dapat mengubah fruktosa menjadi rare sugar oleh peneliti Kagawa University menjadi salah satu tonggak risetnya.
Astrea Rare Sugar Indonesia menggunakan 100% bahan ASTRAEA™ dari Matsutani, bukan campuran merek pemanis lainnya.
Profil kemanisan mendekati gula biasa, dengan sekitar 70% tingkat kemanisan sukrosa dan karakter rasa yang bersih.
Keep the sweet.
Rethink the sugar.
Gula biasa memberi energi sekitar 4 kkal per gram. Astrea menawarkan pengalaman manis dengan profil energi berbeda. Mari bandingkan secara langsung, tanpa kehilangan kebebasan berkreasi.
Kemanisan relatif Astrea terhadap sukrosa menurut spesifikasi bahan ASTRAEA™ Matsutani.*2
A little awareness goes a long way.
Konsumsi gula bebas yang berlebihan meningkatkan asupan energi dan berkaitan dengan risiko karies gigi serta kenaikan berat badan.
Results worth
exploring.
Penelitian rare sugar telah mengeksplorasi respons glukosa, insulin, hormon usus, dan metabolisme energi. Lihat hasil dari studi manusia yang dipublikasikan.

Au-Yeung dkk. (2023) · 14 peserta · 120 menit · bahan penelitian dari merek lain. *3 Konteks studi
Three drinks. Three different responses.
Studi crossover acak tersamar ganda pada 14 orang dewasa tanpa diabetes, selama 120 menit. Lihat apa yang terjadi ketika rare sugar dikonsumsi sendiri maupun bersama sukrosa.
Dalam kondisi pengujian ini, rare sugar saja tidak menghasilkan peningkatan glukosa maupun insulin yang bermakna secara statistik dibandingkan nilai awal.
A different curve over 120 minutes.
Amati bagaimana tiga minuman menghasilkan respons setelah konsumsi. Animasi mengikuti titik waktu penelitian; garis dibentuk dengan interpolasi halus.
*3 Rekonstruksi visual dari Gambar 1. Posisi titik kurva diperkirakan dari figur publikasi (0, 15, 30, 45, 60, 90, 120 menit), lalu diinterpolasi halus. Bukan dataset numerik asli. Nilai puncak resmi tetap mengacu ke Tabel 2. Metode & batasan ↗ · Studi asli ↗
Lihat perbandingan peak & iAUC (data Tabel 2) ↗
Kenaikan puncak glukosa · mmol/L
Grafik: kenaikan dari baseline; bukan kadar absolut. Kelompok berbeda dosis dan kemanisan. *3 Lihat metode · Studi asli ↗
Meet GLP-1.
Your body's natural messenger.
GLP-1 adalah hormon yang secara alami dilepas usus saat makan. Hormon ini membantu tubuh mengelola respons glukosa dan terlibat dalam sinyal rasa kenyang. Sejumlah studi pada rare sugar meneliti pelepasan GLP-1.*4
Glucose balance
GLP-1 mendukung pelepasan insulin saat kadar glukosa meningkat dan membantu mengatur sekresi glukagon.
Feeling satisfied
Hormon ini terlibat dalam sinyal rasa kenyang dan regulasi nafsu makan melalui jalur usus–otak.
Digestion pace
GLP-1 dapat memperlambat pengosongan lambung, salah satu mekanisme pengaturan respons sesudah makan.
From the gut to the brain.
Setelah makan, sel enteroendokrin tertentu di usus melepaskan GLP-1 sebagai sinyal metabolik.
Investigating GLP-1 release.
Matsutani official GLP-1 research page ↗
Uji acak crossover pada 18 dewasa sehat: pemberian 25 g bahan uji melalui lambung menstimulasi pelepasan hormon GLP-1, CCK, dan PYY dibanding air.*4
The Journal of Nutrition, 2022 ↗Penelitian dengan keterlibatan Matsutani menemukan peningkatan GLP-1 setelah pemberian rare sugar secara oral pada tikus, sehingga membuka arah penelitian mekanisme usus.
Hayakawa et al., 2018 ↗Peneliti melaporkan komunikasi hormon GLP-1 dan jalur saraf vagus dalam penelitian mekanistik pada tikus.*4
Diabetes, 2026 ↗Japan's science.
A track record of function research.
Di Jepang, beberapa produk berbahan ASTRAEA™ Matsutani memiliki notifikasi Foods with Function Claims (機能性表示食品). Fungsi dilaporkan untuk produk Jepang yang bersangkutan.*5
ASTRAEA W
Dua fungsi yang dicantumkan dalam notifikasi Jepang
Penelitian melaporkan fungsi peningkatan oksidasi lemak dalam aktivitas sehari-hari, termasuk kondisi istirahat.
Penelitian melaporkan fungsi membantu meredam kenaikan kadar glukosa setelah makan.
ASTRAEA PRO
Daily fat oxidation
Notifikasi Jepang menjelaskan fungsi bahan terkait peningkatan oksidasi lemak dalam metabolisme energi saat istirahat maupun aktivitas harian.
ASTRAEA PRO G
Post-meal glucose
Notifikasi Jepang mengacu pada fungsi menekan penyerapan gula dari makanan dan membantu menjaga kenaikan glukosa setelah makan agar lebih landai.
ASTRAEA PRO GC
Sugar absorption
Notifikasi Jepang mencantumkan fungsi terkait pembatasan penyerapan gula yang berasal dari makanan.
Notifikasi berdasarkan bukti ilmiah yang menjadi tanggung jawab produsen.*5
Research beyond borders.
Dari studi Matsutani di Jepang sampai pedoman FDA di Amerika Serikat, berbagai sumber internasional membantu menjelaskan karakteristik rare sugar dan potensi yang terus diteliti.
Discovering new functions
Matsutani merangkum penelitian tentang respons glukosa setelah makan, oksidasi lemak, serta eksplorasi pelepasan GLP-1 pada berbagai model penelitian.*4
Explore Japan FFC notifications ↗Only 0.4 kcal per gram
FDA menggunakan faktor energi 0,4 kkal/g untuk pelabelan bahan ini di AS, dibanding sekitar 4 kkal/g pada sukrosa.*2
Read FDA guidance ↗Exploring metabolic response
Penelitian terkontrol terhadap rare sugar telah mempelajari respons glukosa, insulin dan hormon usus dalam kondisi uji tertentu.
Browse research studies ↗Your daily ritual, a new ingredient.
Dari teh hangat hingga kopi susu, bereksperimenlah dengan takaran dan rasa yang paling sesuai dengan preferensi Anda.
Explore recipes ↗
Swap the sugar.
Keep the sweetness.
Lihat jumlah pemanis dan perbandingan energinya secara interaktif. Temukan takaran Astrea untuk resep Anda.
Build your drink
Gula biasa
Astrea Rare Sugar
Simulasi hanya menghitung energi dari pemanis, belum termasuk bahan minuman lainnya. *2 Asumsi perhitungan
A little inspiration.

Everyday sweet tea
Teh hangat, air, dan Astrea sesuai selera. Coba dengan takaran kecil terlebih dahulu.

Soft milk coffee
Espresso, susu pilihan, es, dan Astrea untuk eksperimen rasa.

Bright lemonade
Air lemon dingin dengan penyesuaian tingkat kemanisan.
Discover the research.
Explore the evidence.
Jelajahi 16 publikasi ilmiah yang mencakup riset glukosa, GLP-1, metabolisme, dan lainnya. Filter berdasarkan topik atau jenis penelitian.
Setiap kartu menampilkan ringkasan hasil, sumber studi, serta rincian metode yang dapat dibuka.

A new way to sweet starts here.
Dibuat menggunakan 100% bahan ASTRAEA™ dari Matsutani*1, Astrea Rare Sugar Indonesia membawa inovasi rare sugar Jepang ke keseharian Anda. Jelajahi perbandingan energi, resep, dan penelitian ilmiah yang mendasari pengembangannya.
*1 Asal & spesifikasi bahan · *7 Informasi visual kemasan
Rp299.000 / kemasan 250 g · harga pelanggan umum

Didistribusikan oleh
CV. Guna Indo Gizi
Bekasi, Jawa Barat
Curiosity is sweet.
What makes Astrea different?
Astrea menggunakan rare sugar dengan kemanisan sekitar 70% dari sukrosa dan faktor energi 0,4 kkal/g sesuai informasi bahan.*2
Apa hubungan Astrea dengan GLP-1?
Penelitian pada bahan rare sugar mengeksplorasi pelepasan GLP-1. Hasil studi manusia dan hewan perlu dipahami sesuai konteksnya.*4
Apakah Astrea sama dengan obat GLP-1?
Tidak. Astrea adalah bahan pangan, bukan obat agonis reseptor GLP-1 atau pengganti terapi diabetes/obesitas.*4
Apa nama ilmiah bahan Astrea?
Bahan dasar Astrea dikenal sebagai allulose (D-psicose), salah satu jenis rare sugar. Informasi komposisi dan penggunaan mengikuti label produk yang berlaku.
Kapan Astrea tersedia untuk pembelian online?
Checkout diaktifkan setelah legalitas produk, harga, dan metode pembayaran terverifikasi.
Catatan sains & informasi produk
Tanda * pada informasi di atas merujuk ke catatan berikut. Klik nomor catatan untuk melihat sumber atau konteks penelitiannya.
*1 · Asal & komposisi. Rare sugar yang digunakan ditemukan secara alami dalam jumlah sangat kecil pada pangan tertentu, tetapi ASTRAEA™ komersial dibuat melalui konversi enzimatis. “100% ASTRAEA™” merujuk pada sumber bahan Matsutani yang digunakan pada Astrea Indonesia, bukan kemurnian molekul 100%; spesifikasi bahan menyebut kandungan allulose lebih dari 95%. Matsutani ↗
*2 · Energi & simulasi. Perhitungan menggunakan 4 kkal/g untuk sukrosa, 0,4 kkal/g untuk rare sugar berdasarkan faktor pelabelan FDA AS, serta kemanisan relatif sekitar 70%. Simulasi membandingkan energi dari pemanis saja, bukan keseluruhan minuman, respons glukosa seseorang, atau penurunan risiko penyakit. Faktor FDA bukan persetujuan klaim kesehatan produk. FDA ↗
*3 · Studi Au-Yeung (2023). Uji akut pada 14 peserta tanpa diabetes selama 120 menit; kelompok 30 g sukrosa, 30 g sukrosa + 15 g rare sugar, dan 15 g rare sugar saja. Dosis dan tingkat kemanisan tidak setara. Angka puncak dan iAUC menunjukkan perubahan dari baseline, bukan kadar darah absolut. Bahan penelitian bermerek allSWEET®, bukan pengujian langsung Astrea. Nilai dan hasil tidak dapat diperlakukan sebagai prediksi respons setiap orang. Kurva waktu dalam grafik interaktif adalah perkiraan yang ditelusuri secara visual dari Fig. 1 publikasi, lalu diinterpolasi untuk animasi; angka tiap menit bukan data mentah yang dibagikan penulis. Publikasi ↗
*4 · GLP-1 & kesehatan. Mekanisme hormon GLP-1 alami berbeda dari terapi obat agonis GLP-1. Studi rare sugar memakai dosis, cara pemberian, populasi atau model hewan tertentu; tidak otomatis membuktikan bahwa Astrea meningkatkan GLP-1, mengontrol diabetes, atau menurunkan berat badan pada konsumen. Visual 3D dan kegiatan manusia bersifat ilustrasi edukatif, bukan pengukuran atau demonstrasi hasil klinis. Fisiologi ↗ · Studi manusia ↗
*5 · Japan FFC. Nomor H1402, G679, H326, dan H329 berlaku pada produk yang dinotifikasi di Jepang. Sistem Foods with Function Claims mengandalkan bukti dan tanggung jawab produsen; pemerintah Jepang tidak menilai/mengesahkan khasiat tiap produk secara individual seperti pada FOSHU. Notifikasi itu bukan registrasi atau persetujuan klaim untuk Astrea Indonesia. Japan CAA ↗
*6 · WHO & gula. Sasaran gula bebas kurang dari 10% energi harian (dan sasaran tambahan kurang dari 5%) merupakan panduan populasi. Ini bukan ukuran risiko penyakit personal, dan tidak menyatakan bahwa mengganti gula dengan Astrea otomatis mencegah penyakit. WHO ↗
*7 · Visual & produk. Foto/visual ilustratif, termasuk sebagian aset bantuan AI, tidak menggantikan kemasan dan informasi label resmi. Harga dan ketersediaan pembelian mengikuti konfirmasi penjual serta status produk yang berlaku.
*8 · Ketentuan Indonesia. Informasi riset dan notifikasi luar negeri adalah edukasi, bukan persetujuan klaim kesehatan BPOM RI untuk Astrea. Klaim pada label/iklan pangan olahan di Indonesia mengikuti Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022 dan ketentuan relevan lainnya. Astrea bukan produk untuk mencegah atau mengobati penyakit. Peraturan BPOM ↗

